Berita Jogja
Pembuat Patung Manusia Akar: ‘Saya Tidak Pernah Diteror’
Hari Maijul, pematung yang membuat patung kaki manusia akar di Titik Nol, Malioboro, mengaku tidak tahu jika ada isu teror yang melatarbelakangi pembongkaran patung tersebut. Disebutnya, sekitar dua minggu yang lalu, pihak UPT (Unit Pelaksanan Teknis) Malioboro telah menghubunginya dan menyampaikan maksud hendak membongkar patungnya.
Pembongkaran patung kaki manusia akar di Titik Nol terus menuai kontroversi. Tersebar isu pihak UPT melakukan pembongkaran karena mendapat teror dari pihak tertentu yang menyebut patung karya Hari dan teman-temannya itu menampilkan sesuatu yang bersifat pornografi. Pun demikian, Hari menyebut ia tidak tahu jika ada isu teror tersebut.
“Waktu saya dihubungi UPT untuk memindahkan patung, saya minta waktu dua hari untuk berkoodinasi dengan teman-teman, karena itu bukan saya saja yang membuatnya. Saya tidak tahu ada isu teror, yang pasti pihak UPT menyampaikan akan membongkar patung itu, ya memang sudah dari tahun 2011 patung itu dipasang, jadi sudah lama,” ujarnya saat dihubungi lewat telpon, Senin (10/02).
Hari menambahkan, dia justru baru tahu adanya isu teror tersebut dari media. Diakuinya, selama ini dia tidak pernah merasa ada teror atau kritik yang dia terima.
“Kenapa kalau teror baru ada sekarang, dari dulu tidak ada isu seperti itu,” ujarnya.
Berdasarnya informasi dari Kepala UPT Malioboro, Syarif, pembongkaran murni dilakukan karena secara artistik patung kaki manusia akar tersebut sudah tidak lagi sedap dipandang.
Berita Terkait
- Pembongkaran Patung Manusia Akar, Kepala UPT: 'Bukan Porno, tapi Izin Pemasangan Sudah Selesai'
- Ribuan Pesilat Pamer Jurus di Malioboro
- Lulus Sekolah Pelajar Tiga Sekolah Ini Bagi-Bagi Nasi Bungkus di Titik Nol
- 100 Meter Cap Tangan Anti Korupsi Digelar di Malioboro
- Tingginya Kasus Kekerasan Terhadap Anak-Anak, Puluhan Aktivis Perempuan Gelar Aksi