UU Pilkada
Aliansi Rakyat Jogja: UU PIlkada Hasil Antek Orba
Aliansi Rakyat Jogja MenolaL Orde Baru berunjuk rasa di Titik Nol Kilometer, Jumat (10/10). (Foto: Basyit)
Puluhan masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Jogja Tolak Kembalinya Orde Baru menolak UU Pilkada tidak langsung dengan menggelar aksi di titik nol Jogja, jumat (10/10).
Aksi damai yang dilakukan Aliansi Rakyat Jogja Tolak Kembalinya Orde Baru menyatakan gelombang Reformasi dalam dalam rangka menumbangkan simbol Soeharto sebagai pemimpin fasis dan otoriter kembali di kotori oleh sisa-sisa kelompok orde baru yang berkedok partai reformis yang saat ini menguasai parlemen. “Jangan bunuh demokrasi yang selama ini sudah dibangun dengan baik, kami disini menolak dengan keras kembalinya orde baru, kami menolak pilkada tidak langsung beserta antek-antek sisa orde baru. ” teriak orator aksi, Andi Kartala saat berorasi.
Ia menambahkan, sisa Orde Baru telah merasuk dalam kekuatan parlemen. Orde baru kembali tampil menjadi kekuatan parlemen yang telah nyata mendeklarasikan akan menjatuhkan kekuasaan eksekutif yang sah. “Kami melihat ada upaya-upaya yang sedang mereka susun melalui amandemen perundang dan UUD 1945. Padahal dalam prinsip sistem presidensial kekuatan legislatif dan eksekutif tidak bisa saling menjatuhkan”, katanya.




