Kampus
BEM UGM: Dwikorita, Kembalikan UGM Jadi Kampus Rakyat
Pelantikan Dwikorita sebagai rektor baru UGM, Senin (24/11) di gedung pusat UGM diwarnai aksi demonstrasi mahasiswa. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM ini berdemonstrasi di halaman gedung dan meminta Dwikorita menandatangani kontrak politik bersama mahasiswa.
Aditya Dwi Putra, perwakilan massa aksi menjelaskan bahwa Rektor baru harus menandatangi kontrak politik untuk kepentingan mahasiswa. Salah satunya adalah mengembalikan UGM sebagai kampus berkerakyatan yang jauh dari kesan mewah.
“Kami mau semua orang bisa kuliah di UGM tanpa terbebani uang kuliah yang mahal. Bu Dwikorita, tolong kembalikan UGM sebagai kampus yang berkerakyatan,” tuntutnya di depan massa aksi.
Massa aksi juga meminta agar suksesor Pratikno yang kini menjabat Mensesneg ini memperbaiki fasilitas di tiap Fakultas UGM. Hal ini mendesak karena sangat berhubungan dengan aktivitas perkuliahan mahasiswa. “Kami harap Bu Dwikorita bisa memperbaiki fasilitas kampus UGM di semua Fakultas tanpa pilih kasih,” tambah Aditya.
Sementara itu Pratikno, yang hadir dalam pelantikan itu punya pesan yang hampir serupa dengan para mahasiswa. Dalam sambutannya Pratikno berpesan agar Dwikorita mampu membawa UGM menjadi Universitas yang bersahaja dan dekat dengan rakyat. “Saya ingin nantinya Bu Dwikorita mampu menjadikan UGM sebagai universitas yang unggul,bersahaja, dan dekat dengan rakyat,” harapnya.